Tingkatkan Kompetensi Guru, Siswa, dan Masyarakat, 4 Prodi FTIK IAIN Kendari Laksanakan Program PKM

Konawe Utara, FTIK – Membantu meningkatkan kompetensi guru, siswa, dan masyarakat Konawe Utara (Konut), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM(), Sabtu (21/11). Kegiatan dipusatkan di tiga lokasi yakni SMA Negeri 1 Lembo, Desa Tongalino, dan Desa Pasir Putih. Ketiganya berada di Kecamatan Lembo, Konut.

Tim Pengabdian Masyarakat yang terdiri dari staf, dosen, serta mahasiswa FTIK turun langsung memberikan pelatihan. Mereka dibagi ke dalam 4 kelompok yakni Kelompok Tadris Matematika, Tadris Fisika, Tadris Biologi, dan Tadris IPA yang terdiri dari 9 orang dan disebar di tiga lokasi tadi.

 

Di SMAN 1 Lembo ada dua kelompok yang diturunkan, Kelompok Tadris Matematika dan Fisika. Peserta yang mengikuti pelatihan Kelompok Matematika adalah guru-guru SMA Neg 1 Lembo. Mereka mendapatkan materi tentang Pembelajaran Daring dan Luring di Masa Pandemi oleh Bapak Dr. Abdul Kadir, M.Pd., Assesmen di Masa Pandemi oleh Bapak Drs. La Boy, M.Pd., serta Pembuatan Soal Ber Online oleh Tandri Patih, S.Pd., M.Si..

Sedang Kelompok Fisika diikuti oleh 17 orang siswa kelas XI MIA I SMAN 1 Lembo dengan materi yang diberikan adalah integrasi iman, ilmu dan teknologi oleh Bapak Dr. Samrin, M.Pd.I, pembuatan simulasi Fisika dengan menggunakan aplikasi excel oleh Bapak La Ode Asmin, S.Si., M.Si., serta praktek KIT Listrik oleh Bapak Zainuddin, S.Pd., M.Pd., yang kemudian diakhiri dengan penandatanganan MoU antara Kepala Prodi Tadris Fisika dan Matematika dengan perwakilan Kepala SMAN 1 Lembo.

Irawan salah satu siswa mengungkapkan senang bisa mengikuti pelatihan ini sebab ia mengaku wawasannya tentang pelajaran fisika bertambah dan tertarik untuk mengaplikasikannya. Hal senada juga disampaikan oleh Masdar, S.Pd. salah satu Guru SMAN I Lembo, beliau mengatakan materi kegiatan ini sangat menarik dan berharap kegiatan semacam ini bisa terus dilakukan.

Adapun untuk dua kelompok lainnya yakni Tadris Biologi dan Tadris IPA, mereka menyasar masyarakat. Tadris Biologi memberikan pelatihan tentang pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO/minyak kelapa murni) kepada masyarakat Desa Pasir Putih. Sedangkan Tadris IPA memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Tongalino. (HYN).